Gubernur Apresiasi Kepedulian Bupati Atas Kebutuhan Rohani Umat

Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff mengapresiasi kepedulian Bupati Maluku Tenggara Ir Andreas Rentanubun atas kebutuhan rohani setiap umat Tuhan di daerahnya.
Share it:
Bupati Malra Ir. Andreas Rentanubun dan sejumlah tokoh masyarakat serta pejabat daerah setempat ketika mendampingi Gubernur Maluku saat melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al'Muhajirin
Langgur, Dharapos.com
Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff mengapresiasi kepedulian Bupati Maluku Tenggara Ir Andreas Rentanubun atas kebutuhan rohani setiap umat Tuhan di daerahnya.

Apresiasi tersebut disampaikannya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al’Muhajirin bersama Bupati Malra, Sabtu (1/10).

“Bupati sangat memperhatikan kepentingan terhadap semua sarana ibadah dalam hal ini masjid maupun gereja baik Protestan dan Katolik,” ungkapnya kepada Dhara Pos, saat dikonfirmasi, Sabtu (1/10).

Karena itu, saat dihubungi Bupati, dirinya langsung meresponinya dan memastikan datang ke Kabupaten Maluku Tenggara untuk melakukan peletakan batu pertama.

“Ketika saya di hubungi maka jawaban pertama saya bahwa apapun terjadi saya tetap turun untuk melakukan peletakan batu pertama batu pertama Masjid Al’Muhajirin karena saya sangat mencintai masyarakat Maluku Tenggara,” tandas Assagaff.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap  berbagai program yang dilakukan Pemerintah setempat baik terhadap sektor pendidikan, kesehatan dan juga sektor pariwisata.

Assagaff juga mengharapkan semua pihak dapat menujukan tingginya keberadaban hidup orang basudara untuk mewujudkan Maluku sebagai Laboratorium kerukunan dan perdamaian terbaik di Indonesia

“Mudah-mudahan tahun 2018 kita akan menjadi yang terbaik karena tahun depan saya akan membangun perkampungan multi etnis, multi kultur disamping bandara Pattimura, disitu kita akan membangun Mesjid, Gereja dan Pura,” tandasnya.

Gubernur saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al'Muhajirin
Sebelumnya, pembangunan Masjid Agung Al’Muhajirin mulai dilaksanakan ditandai dengan peletakan Batu Pertama Masjid yang dilakukan Gubernur Maluku Said Assagaff dan Bupati Maluku Tenggara, Ir. Andreas Rentanubun di Langgur, Sabtu (1/10).

Gubernur dalam sambutannya mengatakan peletakan batu pertama sebuah masjid dalam Islam adalah sebagai tanda bahwa masjid tersebut akan mulai dibangun.

“Peletakan batu pertama untuk membangun rumah Allah ini adalah sebuah manifestasi dari iman dan dari niat yang suci karena Allah. Karena dengan niat yang suci maka sesuatu yang kita rencanakan dan kita lakukan akan dirahmati oleh Allah SWT,” ujarnya.

Diakuinya, mayoritas umat Islam belum dapat menjadikan Masjid sebagai pusat peradaban Islam karena beberapa masalah yang perlu menjadi perhatian semua pihak.

Olehnya itu, Assagaff berharap, semua pihak dapat menujukan tingginya keberadaban hidup orang basudara untuk mewujudkan Maluku sebagai Laboratorium kerukunan dan perdamaian terbaik di Indonesia

“Mudah-mudahan tahun 2018 kita akan menjadi yang terbaik karena tahun depan saya akan membangun perkampungan multi etnis, multi kultur disamping bandara Pattimura, disitu kita akan membangun Mesjid, Gereja dan Pura,” tandasnya.

Acara peletakan batu pertama Masjid Al’Muhajirin dihadiri pula oleh Sekda Maluku Tenggara, Sekda Kota Tual, Ketua DPRD Maluku Tenggara, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ketua MUI, Imam Masjid Al Fatah Ambon, Dandim 1503 Maluku Tenggara, Danlanal Tual, Danlanud Langgur, Kapolres Maluku Tenggara, dan unsur muspida di Kabupaten Malra dan Kota Tual.

(dp-20)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

terima kasih telah memberikan komentar

Berita Pilihan Redaksi